Pelatihan Public Speaking untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Santri Bi'rul Ulum
Keywords:
public speaking, santri, keterampilan komunikasi, efikasi diriAbstract
Kemampuan public speaking merupakan kompetensi komunikasi strategis bagi santri karena mereka perlu menyampaikan pengetahuan keagamaan, gagasan, dan pesan sosial secara percaya diri dalam lingkungan akademik, organisasi, maupun masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi dasar public speaking santri Pondok Pesantren Bi'rul Ulum, Kabupaten Serang, Banten, melalui pelatihan partisipatif dan berorientasi praktik yang dilaksanakan pada Oktober 2025. Program memadukan pemaparan singkat, demonstrasi, latihan terbimbing, mini speech, pengamatan antarpeserta, dan umpan balik fasilitator dengan fokus pada struktur pesan, teknik vokal, bahasa tubuh, keterlibatan audiens, serta pengelolaan rasa percaya diri. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi langsung terhadap performa peserta, dokumentasi proses pembelajaran, refleksi pada akhir kegiatan, dan rubrik kompetensi sederhana untuk mengidentifikasi perubahan selama praktik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta semakin berani mengajukan diri, lebih teratur menyusun pembukaan, isi, dan penutup, serta lebih sadar terhadap volume suara, artikulasi, kontak mata, dan postur. Peserta juga memperlihatkan kesiapan yang lebih baik untuk berbicara di hadapan teman sebaya dan menerima koreksi tanpa menghindari praktik. Pelatihan ini menunjukkan bahwa pengalaman langsung dalam lingkungan pesantren yang suportif dapat menjadi jalur yang mudah diterapkan untuk membangun efikasi komunikasi. Latihan pidato berkelanjutan, pendampingan guru, serta pembiasaan khitobah atau presentasi rutin direkomendasikan agar perubahan yang muncul berkembang menjadi kebiasaan komunikasi yang berkelanjutan.

